Modal PROAKTIF untuk Sukses di Bisnis PayTren

Bismillahirrohmaanirrohiim.. Kita mulai dengan sedikit perkenalan ya. Nama saya Joko Setiawan, namun teman-teman bisa panggil saya Mas Joe supaya lebih kerenan dikit, dan itu juga nama blogger saya sebenarnya he he.

Sungguh beruntung sekali kawan-kawan yang berada di grup ini. Para sponsor, upline dan leadernya sangat memperhatikan untuk perkembangan di bisnis PayTren ini. Komunitas positif, jamaah yang penuh dengan aura positif. Itu yang selalu diingatkan oleh Ustad Yusuf Mansur kepada kita semua selaku Mitra Pebisnis PayTren.

Menjadi Mitra Pengguna itu BAIK, tapi Menjadi Mitra Pebisnis, itu LEBIH BAIK ^_^

Bedanya sebenarnya sedikit sekali kok, antara Mitra PayTren Pengguna dengan Mitra Pebisnis. Yaitu, PROAKTIF..

Nah, maka tema kita malam hari ini adalah akan mengupas sedikit banyak mengenai PROAKTIF.

Setuju? Yang setuju Ngacung ☝.

Proaktif itu mau belajar, merasa belum pintar, merasa butuh informasi baru untuk menjadi inspirasi dalam melangkah, ketika target yang ditetapkan telah tercapai, maka tidak mudah merasa puas dan terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik (dalam bahasa Jepang disebut KAIZEN).

Bagaimana praktiknya dalam bisnis PayTren ini? Ada yang bisa memberikan contoh sikap proaktif terkait dalam bisnis PayTren ini?

Nah, jawabannya beragam kan. Ini bagus sebagai ruang pembelajaran. Karena yang patut kita sadari bersama adalah, setiap orang mencerna kata-kata dalam arti yang “sedikit” berbeda. Oke, kalau begitu kita bahas sama-sama.

Pengembangan diri dimulai dari, misalnya :

  1. Proaktif untuk berkomunikasi secara intens dengan sponsor langsung, terkait hal apapun yang bersangkutan dengan bisnis PayTren, yang tentunya terkait dengan strategi maupun motivasi untuk terus mengembangkan bisnis PayTren.
  2. Proaktif untuk mau mempelajari fitur2 yang ada di Aplikasi PayTren. Apa saja fasilitas yang bisa dimanfaatkan di aplikasi; bagaimana cara kerjanya, bagaimana jika ada masalah, kenapa di beberapa kota tidak terjangkau dengan layanan PayTren dan lain sebagainya.
  3. Proaktif untuk mempelajari fasilitas web yang ada, yaitu web Pusat PayTren ( www.treni.co.id ), Web Office Member PayTren (office.paytren.co.id), dan juga Web cek Komisi/Cetak struk secara manual (www.mytreni.com )
  4. Proaktif dalam mengikuti kegiatan-kegiatan SPT/OPT yang diadakan oleh Komunitas PayTren, termasuk juga menyimak materi2 yang ada di Grup WA ya.

Pertanyaannya, apakah selama ini kita sudah melakukannya?

Ataukah hanya berfokus pada semangat untuk mendapatkan komisi 75ribu dan 25ribu saja? Akhirnya banyak sekali penjelasan terkait dengan PayTren yang tidak sama dengan esensi yang dikehendaki oleh PayTren… Jangan sampai ya..                       

Proaktif terkait pengembangan diri ini penting, karena ilmunya akan masuk ke dalam diri kita sendiri, dan itu menjadi modal utama untuk kemudian bisa CLOSING dalam mereferensikan Keunggulan PayTren kepada calon-calon mitra kita.

Oh iya, selain web-web yang telah saya sebutkan di atas, saya sangat menyarankan juga agar para mitra Pebisnis sekalian selalu mengupdate informasi setiap hari dari Instagram resmi PayTren (https://www.instagram.com/paytren_official/ ) dan Official Instagram UYM (https://www.instagram.com/yusufmansurnew/)

Informasi dari Kedua Akun Instagram di atas, insya Allah lebih banyak melahirkan inspirasi dan semangat baru untuk terus mengembangkan Bisnis PayTren.

Oke lanjut bagian kedua, dan juga terakhir ya..

Proaktif untuk menyebarluaskan informasi terkait PayTren.

Setelah pengembangan diri kita laksanakan, maka langkah selanjutnya tentu adalah menyebarluaskan informasi atas manfaat PayTren kepada lebih banyak orang. Penduduk Indonesia sekitar 260 jutaan orang, kalau hitung muslimnya 80% saja, sudah 200-an juta. Mitra PayTren baru 1 juta, bisa dibayangkan itu peluang pasar bisnis ini berkembang seperti apa ?                       

Nah, cuman, berpromosi itu juga perlu strategi, tidak sembarang nyepam. Saya jadi ingat pesan UYM, karena pada akhirnya Mitra PayTren yang niatnya BERBISNIS, malah jadi SPAMER, dan itu membuat “derajat” PayTren jadi turun lho. Ga main-main ini, UYM langsung yang berpesan buat kita semua..                       

Saya cuplik sebentar terkait dengan pesan UYM untuk para SPAMERS :          

@yusufmansurnew : Jangan bikin orang kesel sama kwn2, dan akhirnya kesel sama Paytren. Sebab kelakuan kwn2 sendiri yg emang ngeselin. .

Di group2 WA, orang lagi ngomong apa, bahas apa, nyepam. Paytren itu barang bagus, jangan ampe jadi jelek. Paytren itu barang “mahal”. Jangan ampe jadi murahan.

Tar insyaaAllah diajarin cara jualan yg cakep, yg elegan. InsyaaAllah.

Yuk, hentikan lsg nyepam2. Dan silahkan kwn2 tunjukin postingan saya ini kepada spamer2.

Nah, oke ya.. Untuk teknik Promosi hingga Closing, nanti akan diberikan materinya secara bertahap oleh para Leader di Grup ini                     

Saya rasa cukup sekian dari saya. Mohon maaf atas segala kekurangan.                       

Materi tidak usah terlalu padat, tapi mengalir saja.                       

Dan intisari dari materi, tentu adalah praktik kita di lapangan.

Semoga Allah meridhoi atas ikhtiar-ikhtiar kita dalam berbisnis yang halalan thoyyiban ini melalui PayTren.

Salam hangat dan semangat selalu

Salam Sukses Berjamaah

PayTren, Sukses Bisnisnya – Berkah Hidupnya… Aamiin ya Rabbal aalamiinn

Info Daftar PayTren:

IMG_20151127_150045Joko Setiawan (TN0092141), Calon Sponsor Anda di Bisnis PAYTREN

Chat di Akun WhatsApp (WA): 0857-2117-9660

Call & SMS: 0857-2117-9660

.

.

Advertisements